Keutamaan Membaca Al-Qur'an

1 komentar 2280 views

Oleh : Ryan Arif Abdurrohman, Lc

Al Qur’an Di Hati Para Sahabat

Para sahabat memandang bahwa al qur’an adalah kalam Allah yang mulia, kesempurnaan lafadz dan maknanya menunjukan kemukjizatannya. Mereka memandang bahwa Al Qur’an turun dari Maha Raja, Pemelihara, Sesembahan yang Maha Perkasa, Maha Mengetaui, dan Maha Kasih Sayang, hal itu sebagaimana ditekankan oleh Allah dalam berbagai permulaan surat, seperti permulaan surat az zumar, al jatsiyah, al ahqaf, al mukmin dan yang lainnya.
Mereka memahami bahwa orang yang membaca Al Qur’an berarti seakan mendapat kehormatan bermunajat dengan Allah, sekaligus seperti seorang prajurit yang menerima perintah dari atasan dan seorang yang mencari pembimbing mendapat pengarahan dari Dzat yang maha mengetahui. Perasaan inilah yang digambarkan oleh Allah dalam Firmannya: “Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. Maryam: 58)

Perasaan diatas menyebabkan Umu Aiman menangis ketika teringat akan wafatnya Rasulullah. Suatu saat Abu Bakar dan Umar berkunjung kepada ibu asuh Rasulallah, Ummu Aiman. ketika mereka duduk, menagislah Ummu Aiman karena teringat wafatnya Rasulallah, maka Abu Bakar dan Umar berkata, “Kenapa anda menangis sementara Rasulullah mendapatkan tempat yang mulia” ? Ummu Aiman menjawab, “Saya menangis bukan karena meninggalnya beliau melainkan karena terputusnya wahyu Allah yang datang kepada beliau pada pagi dan petang hari”, mendengar jawaban itu sahabat abu bakar dan umar ikut menangis.
Sikap sahabat diatas adalah secuil dari gambaran dan sikap mereka terhadap al qur’an. para sahabat membaca dan menerima Al Qur’an untuk dilaksanakan tanpa menunggu-nunggu dan tanpa protes sedikitpun, walau-pun hal itu bertentangan dengan kebiasaan mereka, tetapi mereka bisa menundukkan perasaan mereka dengan kecintaan kepada Allah swt.

Keutamaan Membaca Al-Qur’an

Mereka tidak hanya mencukupkan diri dengan membaca, akan tetapi mentadabburinya sehingga diantara mereka ada yang mengulang-ulang satu ayat dalam shalatnya sampai terbit fajar. Hal itu mereka lakukan karena mereka mengetahui keutamaan al qur’an dan membacanya. Diantara keutamaan membaca al qur’an adalah sebagai berikut;

1. Memperoleh kesempurnaan pahala
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.: (QS. Fathir : 29-30) Qatadah Berkata: ” apabila membaca ayat ini Mutharrif berkata : “ini adalah ayat para qari.’”

2. Syafa’at bagi pembaca Al Qur’an
Dari Abu Umamah, ia berkata : “Saya mendengar Rasulullah Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Bacalah Al Qur’an karena sesungguhnya Al qur’an itu akan datang di hari kiamat untuk memberi syafa’at bagi yang membacanya” (HR. Muslim)
Dan dari Abdullah bin Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Puasa dan Al Qur’an akan memberi syafa’at kepada hamba kelak di hari kiamat, puasa berkata : “Ya Rabbku saya telah mencegahnya dari memakan makanan dan menyalurkan syahwatnya di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya. Dan berkata Al Qur’an :”Saya telah mencegahnya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi syafa’at kepadanya, Nabu bersabda :”Maka keduanya memberikan syafa’at” (HR. Ahmad)
Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al Qur’an Al Karim terutama di bulan Ramadhan, karena bulan ini merupakan bulan Al Qur’an. Para ulama As salaf Ash Shalih bila menghadapi bulan Ramadhan mereka menyambutnya dengan membaca Al Qur’an lebih banyak dari bulan lainnya. Mereka menyibukkan diri dengan tadarrus Al Qur’an, mempelajarinya, mengajarkannya dan qiyamul lail dengan membaca ayat-ayatnya agar mereka beruntung mendapat syafa’at dari puasa dan Al Qur’an yang mereka baca serta agar mendapatkan ridha dan syurga Ar Rahman.

3. Pahala yang berlipat ganda bagi pembaca Al Qur’an
Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah (Al Qur’an) maka baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu dilipatgandakan dengan sepuluh (pahala). Aku tidak mengatakan ” الم “Alif Laam Mim adalah satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf” (HR. Tirmidzi)

4. Mengangkat derajat di Syurga
Dari Abdullah bin Amru bin Ash Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Radhiyallahu ‘anhu bersabda : “Dikatakan kepada Ahli Al Qur’an : “Bacalah dan keraskanlah dan bacalah (dengan tartil) sebagaimana engkau membacanya di dunia, sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kau baca” (HHR. Tirmidzi)

5. Belajar dan mengajarkan Al Qur’an adalah amalan yang terbaik
Dari Utsman bin Affan Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Sebaik-baik orang diantara kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari)
Al Hafizh Ibnu Hajar berkata : “Tidak diragukan lagi bahwa orang yang menggabungkan dalam dirinya dua perkara yaitu mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya, dia menyempurnakan dirinya dan orang lain, berati dia telah mengumpulkan dua manfa’at yaitu manfa’at yang pendek (kecil) dan manfa’at yang banyak, oleh karena inilah dia lebih utama.” (Lihat Fathul Bari 4:76)

6. Empat Keutamaan bagi kaum yang bekumpul untuk membaca Al Qur’an
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata Rasulullah Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di suatu rumah dari rumah Allah (masjid) mereka membaca kitabullah dan saling belajar diantara mereka, kecuali Allah menurunkan ketenangan kepada mereka, mereka diliputi rahmat, dinaungi malaikat dan Allah menye butnyebut mereka pada (malaikat) yang didekatNya” (HR. Muslim)
Maka berbahagilah ahlul Qur’an dengan karunia yang agung dan kedudukan yang tinggi ini, namun sungguh sangat mengherankan hari ini masih ada orang yang masih bermalas-malasan bahkan berpaling dari majelis Al Qur’an.

7. Membaca Al Qur’an adalah perhiasan Ahlul Iman
Dari Abu Musa Al Asy’ari Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al Qur’an itu bagaikan jeruk limau; harum baunya dan enak rasanya dan perumpamaan orang mu’min yang tidak membaca Al Qur’an itu bagaikan buah kurma; tidak ada baunya namun enak rasanya. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al Qur’an itu bagaikan buah raihanah; harum baunya tapi pahit rasanya dan orang munafik yang tidak membaca Al Qur’an itu bagaikan buah hanzhalah; tidak ada baunya dan pahit rasanya” (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Membaca Al Qur’an lebih berharga dibanding Harta benda dunia.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Radhiyallahu ‘anhu bersabda :
أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلاَثَ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ قُلْـنَا : نَعَمْ ، قَالَ : فَثَلاَثُ آيَاتٍ يَقْرَأُ بِهِنَّ أَحَدُكُمْ فِي صَلاَتِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلاَثِ خَلِفَاتٍ عِظَامٍ سِمَانٍ
“Apakah salah seorang diantara kalian senang bila pulang kepada keluarganya dengan mendapatkan tiga ekor unta khalifat yang gemuk-gemuk ?” Kamipun berkata : “Ya” Beliau bersabda : “Maka tiga ayat yang dibaca oleh seseorang diantara kalian dalam shalatnya itu lebih baik dari tiga ekor unta khalifat yang gemuk-gemuk” (HR. Muslim)
Harta yang paling dicintai orang Arab pada waktu itu adalah unta khalifat, apabila unta khalifat yang besar lagi gemuk memiliki nilai kekayaan yang besar yang diperebutkan manusia, maka sesungguhnya belajar atau membaca satu ayat dari kitab Allah Subhanahu wa Ta’ala lebih baik disisi Allah dari pada unta tersebut. Bersegera membaca Al Qur’an lebih banyak manfa’atnya dari pada berdesak-desakan memperebutkan harta kekayaan dunia yang akan sirna tidak meninggalkan bekas.

9. Keutamaan orang yang mahir membaca Al Qur’an
Dari Aisyah ia berkata, Rasululah Radhiyallahu ‘anhu bersabda: “Orang yang mahir Al Qur’an bersama para malaikat yang mulia dan baik-baik dan orang yang membaca Al Qur’an dan terbata-bata membacanya dengan mengalami kesulitan melakukan hal itu maka baginya dua pahala.” (HR. Muslim)
Para sahabat memahami Sembilan keutamaan diatas, pemahaman itu terpatri dalam lubuk hati dan sanubari mereka, dan pemahaman itu sebagai motifator mereka untuk berinteraksi dengan al qur’an demi meraih ridha dan rahmat Allah swt.
Setelah kita mengetahui keutamaan membaca Al Qur’an, maka sudah sepantasnya kita berupaya sebagaimana apa yang dilakukan para sahabat, karena dengannya mereka menjadi baik dan mulia di sisi Allah. Sehingga, sudah semustinya kita menyingsingkan lengan baju kita untuk bersungguh-sungguh membaca Al Qur’an dan mentadabburinya, kemudian langkah berikutnya kita berupaya untuk menjaga kontinuitas amal itu. Siapkah kita untuk mewujudkannya di bulan ramadhan tahun ini dan bulan bulan berikutnya…? Semoga Allah menuntun kita untuk dapat mewujudkannya. Amin..

Maraji’:
1. Abu Ubaid Al Qasim Bin Salam Al Harawi, Kitab Fadhail Al Qur’an, (Bairut: Dar Ibn Katsir, t.tt)
2. Ibn Al Katsir, Kitab Fadhail Al Qur’an, (Qahirah: Maktabah Ibn Taimiyah,1416)
3. Salman Bin Umar Al Sanidi,Tadabbur Al Qur’an, (Riyadh: Maktabah Al Malik Fahad Wathaniyah,1423)
4. Abu Al A’laal Maududi, Mabda’ Asasiyah Li Fahmi Alqur’an, (t.tp: Minbar At Tauhid Wa Aljihad, t.tt)
5. Muhamad Al Ghazali, Kaifa Nataammal Ma’a Al Qur’an, (Mesir: Nahdhoh Misra, 2005)
6. Yusuf Al Qardhawi, Kaifa Nata’ammal Ma’a Al Qur’an Al Adzim, (Al Qahirah: Dar Asy Syuruq, 1421)

author
Satu Respon
  1. My Homepage8 tahun ago

    … [Trackback]…

    […] Read More Infos here: an-nuur.org/2011/01/keutamaan-membaca-al-quran/ […]…

    Balas

Tinggalkan pesan "Keutamaan Membaca Al-Qur'an"